Saat Bintang Bersinar Terang

Semilir angin malam perlahan-lahan datang menerpa muka ini.

Sejuk terasa.

Temaram lampu kota bertebaran dimana-mana.

Seakan silih bersahut hasutan mengisi kekosongan malam.

Ada sebuah perasaan yang datang di ke dalam  hati ini. Antara rasa damai dan ketakutan. Semua bercampur aduk saling mengalahkan. Seperti halnya dua orang ksatria yang sedang berperang demi cita-cita yang di belanya. Kedamaian dengan segala pasukannya berusaha untuk menciptakan ketenangan bagi seluruh umat manusia di segala penjuru dunia. Karena hanya dengan ketenangan lah manusia bisa beranomali dengan kasur empuk untuk dapat merasakan indahnya mimpi. Mimpi yang menemani kita di kala kita tertidur lelap. Mimpi yang membuat kita tetap terjaga untuk meraih segala cita-cita yang kita inginkan. Mimpi yang menyebabkan kita dapat menikmati indahnya bunga tidur kita. Ketenangan yang di butuhkan oleh umat manusia di kala rentetan peristiwa datang mendera. Mendera kita untuk dapat tertawa atapun tersungkur sedih di buatnya.

Di lain pihak ketakutan dengan segala bala bantuannya berdaya upaya untuk dapat mengusik keperkasaan kedamaian. Dengan kekuatan yang dia punyai, ketakutan mengirimkan segala macam teror ke segala penjuru dunia. Dunia di selimuti dengan ketakutan-ketakuan yang sangat tidak masuh akal. Fluktuasi harga-harga sembako, nasib tenaga kerja kontrak yang hanya di kontrak 1 tahun, kondisi hutan kita yang terus gundul, maling yang bertebaran di mana-mana. Yang membuat kita takut untuk melewat kan malam dengan cara tertidur lelap. Hal-hal tersebut amat sangat mengusik perasaan kita. Gusar. Sumpah serapah keluar dengan lancar,  membuat jiwa ini tidak tenang di buatnya. 12 jam kita di hantui perasaan yang tidak menentu. Yang pada akhirnya kita…

mengharapkan pagi untuk cepat datang dan menguburnya… semoga esok lebih baik dari hari ini.

Dan ijinkan mentari untuk menghangatkan bumi. Karena hari ini adalah hadiah dan berkah pemberian dari Tuhan yang Maha Baik.

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s